PEMALANG JATENG, [MR] – Agen yang bernama Eva ini dengan tegas mengklaim tidak ada masalah dan keluhan dari KPM [Keluarga Penerima Manfaat] di wilayahnya, sejak Maret 2020 saat pertama menjadi agen mandiri di Desa Sodong Basari Kecamatan Belik. Hal itu disampaikan Eva kepada wartawan dirumahnya, saat pembagian program BPNT [Bantuan Pangan Non Tunai] berlangsung, pada Rabu [28\07\2021].Saat wartawan datang ke lokasi, Eva dibantu beberapa rekannya, terlihat sedang membagikan paket BPNT. “Tidak ada keluhan selama ini”. Ungkapnya, saat dikonfirmasi Eva terlihat sibuk menerima telepon dari seseorang.
Sembari menerima panggilan, rupanya sang penelepon diduga ikut memberikan serta mengarahkan jawaban untuk para wartawan. Dan kemudian, Eva menanyakan identitas 2 orang awak media, yang diduga juga diarahkan oleh si penelpon tadi. Serta, 2 [dua] KTA milik wartawan pun difoto oleh Eva, kemudian sepertinya dikirimkan ke seseorang.
Wawancara pun agak tersendat-sendat, namun demikian, diperoleh keterangan bahwa saat itu Agen Eva kehabisan beras dan daging ayam potong untuk para KPM. “Tapi ini hanya kekurangan beras kok mas”. Jawabnya, sambil memegang telepon selulernya, terlihat masih seperti sibuk dengan si penelepon tadi.
Kemudian saat awak media, kembali ke lokasi pembagian BPNT dan mendokumentasikan momen di lokasi, tiba-tiba Eva terlihat menerima telepon lagi. Terdengar suara seorang lelaki yang sempat menanyakan keberadaan para wartawan dilokasi. Saat wartawan bertanya melalui seluler milik Eva, apakah dia Babinkamtibmas setempat atau bukan, si lelaki tersebut sempat mengaku bahwa dia bernama Wawan dari lalulintas. “Saya yang dilalulintas pak”. Jawabnya, menjelaskan.
Saat itu, Wawan berusaha menjelaskan dan meyakinkan, kalau pembagian BPNT di wilayah Belik dirinya ikut memantau. “Saya yang selaku disitu, kan ikut mengontrol juga sich. Kalau ada apa-apapun nanti ya saya yang kroscek duluan”. Akunya, menegaskan kepada wartawan.
Tidak lama kemudian, Wawan bertanya apakah kalian para wartawan masih lama dilokasi, dirinya beralasan akan mengajak Eva keluar. “Masih lama disitu. Ini soalnya saya mau ajak keluar [Eva]”. Tanya Wawan, langsung kepada awak media.Perlu untuk diketahui, pembagian BPNT yang dibagikan Agen Eva hanya untuk 424 KPM dikalikan dua bulan, yaitu Juli dan Agustus. Sedangkan menurut aturan dan perintah dari Kemensos adalah dibagikan untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus dan September.
Kendati demikian, Agen Eva berdalih yang satu paket lagi akan dibagikan minggu depan. “Yang satu paketnya lagi dibagikan minggu depan”. Jawabnya, masih terlihat sibuk menelpon.
Disisi lain, ada beberapa KPM yang mengaku anggota Agen Eva, yang berhasil diwawancarai oleh tim media. Bahwa ada keluhan terkait adanya dugaan rekening kosong. “Waktu itu, awalnya sempat dapat paket malah langsung dua. Setelah itu dicek alesannya kosong terus”. Beber mereka, NG, MH dan CH.
Mereka para KPM berharap agar pihak Agen ataupun ketua kelompok transparan kinerjanya. Kalaupun, sudah tidak dapat lagi, setidaknya mereka diberitahukan secara resmi agar tidak mengundang kecurigaan. Mereka pun masih berharap, apabila Kartu Keluarga Sejahtera [KKS] yang mereka pegang masih berlaku sebagaimana mestinya. [SA.1\WL.9]
